March 11th, 2009
1,954 views
Object Oriented Programming (OOP) adalah metode yang baik dalam pengembangan aplikasi. Sebuah variable biasa dapat di ubah menjadi sebuah object dan dapat melakukan banyak hal seperti simpan data, memformat penampilan data dll.
Sama hal-nya dengan bahasa pemrograman lainnya, JavaScript juga membutuhkan konsep OOP dalam pengembangan aplikasi yang lebih komplex dan powerful. Saat ini banyak framework JavaScript yang menawarkan kemudahan dalam pengembangan aplikasi namun tidak banyak di antara framework-framework tersebut yang support dengan konsep OOP seperti pemrograman lainnya.
Sejauh ini framework yang saya gunakan sehari-hari adalah jQuery dan PrototypeJs. Sejauh ini konsep OOP yang kuat masih dipegang oleh PrototypeJs dan di website ini banyak script yang saya berikan sentuhan OOP dalam pengembangannya. Namun ternyata jQuery bisa juga melakukan hal yang sama.
Berikut adalah contoh script OOP dengan menggunakan PrototypeJs berikut penjelasannya:
Selengkapnya…

Loading ...
November 10th, 2008
1,220 views
Sebulan belakangan saya cukup disibukkan dengan beberapa pekerjaan di kantor baru dan project-project luar saya yang tertunda sehingga blog saya belum bisa diupdate dengan ilmu-ilmu terbaru… ^_^
Namun semangat untuk sharing ilmu dan pengetahuan saya berusaha keras memposting artikel yang satu ini. Kali ini saya tidak akan memberikan beberapa tips programming namun saya ingin sharing tentang senjata baru saya akhir-akhir ini yaitu Cheat Sheet .
Cheat Sheet dalam bahasa sehari-hari bisa disebut juga kertas contekan . Namun dalam dunia developer cheat sheet merupakan alat bantu yang sangat bermanfaat. Dengan adanya cheat sheet yang berformat e-book dan biasanya hanya terdiri dari 1 halaman ini developer dengan mudah menemukan fungsi-fungsi dari bahasa pemrograman yang mereka butuhkan, entah apakah itu fungsi utk manipulasi array, database atau yang lain. Ya, pada dasarnya cheat sheet itu adalah rangkuman dari sebagian fungsi yang ada pada suatu bahasa pemrograman .
Selengkapnya…

Loading ...
September 10th, 2008
2,535 views
PDF dalam kesehariannya menjadi suatu format file yang baik untuk sharing data antar orang-orang yang membutuhkan informasi. Sampai dengan saat ini PDF masih jadi alternative utama dalam hal sharing e-book atau dokumentasi lainnya. PDF bersifat cross platform sehingga semua system operasi dapat membaca isi file PDF.
Dengan semakin berkembangnya tekonologi web, Adobe mencoba masuk ke sector bisnis tersebut dengan mengembangkan plugin agar file PDF dapat dibaca di browser jenis apapun, jadi gak cuma bisa dibaca di desktop kita dengan program Acrobat Reader namun dari browser kita semaca Mozilla,Internet Explorer,Safari dll juga kita dapat melihat isi file PDF.
Namun interface Acrobat Reader pada browser kita menimbulkan beberapa kekurangan dan ketidaknyamanan bagi user yang mencoba membaca file tersebut ketika sedang browsing, yaitu:
- Jika komputer anda tidak terinstall Acrobat Reader maka anda tidak bisa membaca isi file tersebut.
- Ketika anda membuka suatu file PDF di browser anda, akan terjadi loading yang cukup lama karena komputer kita mengisyaratkan untuk membuka program Acrobat Reader terlebih dahulu sebelum membaca file ditambah loading isi file yang akan dibaca menambah banyak waktu user yang terbuang untuk membaca 1 file saja.
- Karena plugin Adobe maka ketika user membaca file anda, interface yang mereka lihat sama dengan interface Acrobat Reader sehingga tools untuk mencopy, save file dll dapat digunakan user untuk menyalin file anda. Jika itu adalah dokumen penting maka akan menjadi masalah tersendiri untuk si pemilik dokumen.
Selengkapnya…

Loading ...
Saya harus me-looping penjelasan saya kepada beberapa teman dan adik angkatan saya ketika mereka menanyakan tentang penggunaan tanda “&” pada syntax PHP. Mereka sering menemukan tanda ini di beberapa source code CMS yang sedang mereka pelajari namun belum tau efektivitas tanda ini dan belum tahu kapan harus menggunakannya.
Sebenarnya tanda “&” itu adalah salah satu fungsi dasar di PHP yang harus dipahami. Tanda ini sering digunakan dalam melempar argumen ke fungsi. Contoh:
< ?
function setData($test){
// ... some code ...
}
setData(&$halo); // penggunaan tanda “&”
?>
Selengkapnya…

Loading ...
Recent Comments