October 17th, 2008
8,891 views
Fenomena Ajax yang menjanjikan pengembangan aplikasi web menjadi lebih dinamis dan interaktif membuat para developer pun terus menerus melakukan eksperimen. JavaScript yang menjadi unsur dasar Ajax pun terus menerus dikembangkan dan hampir seluruh website sudah pasti menggunakan JavaScript untuk membuat setiap halamannya lebih hidup dan menarik.
Yang membuat Ajax menarik adalah kita dapat mengupdate satu atau lebih dari element di halaman web kita tanpa perlu reload halaman. Bila reload dapat dihindarkan tentunya kita berhemat waktu pengambilan data.
Seiring berkembangnya Ajax, banyak pertanyaan dan usulan muncul kepada saya tentang bagaimana kalau kita buat saja 1 web yang seluruh fasilitasnya merupakan Ajax, jadi tidak ada lagi berpindah-pindah halaman karena semua proses dilakukan pada 1 file. Bagaimana mungkin? namun di dalam prinsip saya “kalau tidak dicoba maka belum boleh bilang tidak mungkin” bukan?? ^_^
Disini saya punya tips dasar membuat website berpindah-pindah halaman/proses dengan Ajax dan kita akan lakukan semua proses di 1 file saja yaitu index.html.
Selengkapnya…

Loading ...
October 11th, 2008
1,759 views
Pada dasarnya javascript telah support metode-metode untuk melakukan parsing XML dengan format DOM standar. Namun cara penterjemahan ini kadang-kadang cukup membuat pusing para developer, coba perhatikan contoh script di bawah ini…
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
| var titleNodes = http.responseXML .getElementsByTagName("title");
var descriptionNodes = http.responseXML .getElementsByTagName("description");
var linkNodes = http.responseXML .getElementsByTagName("link");
for(var i =1;i<titlenodes .length;i++)
{
var newtext = document .createTextNode(titleNodes[i] .childNodes[0].nodeValue);
var newpara = document.createElement('p');
var para = document.getElementById('news') .appendChild(newpara);
newpara.appendChild(newtext);
newpara.className = "title"; |
Script diatas adalah contoh parsing XML dengan format DOM standar, di beberapa bahasa pemrograman juga menganut cara yang hampir sama. Namun akhir-akhir ini karena saya selalu dihadapkan pada kasus parsing XML, maka saya harus mencari cara agar parsing XML terasa lebih mudah dan manusiawi. hehehe
Ternyata jQuery mempunyai kelebihan dalam hal manipulasi DOM dibanding prototype. Prototype tidak support manipulasi DOM pada responseXML yang dikembalikan pada request Ajax. Akhirnya saya beralih ke jQuery yang mempunyai kemampuan manipulasi DOM di XML layaknya manipulasi DOM di HTML. Berikut contohnya….
Selengkapnya…

Loading ...
Recent Comments